Buleleng — Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng turut hadir
dalam rangkaian kegiatan keagamaan Upacara Wanara Laba di Pura Agung Pulaki,
serangkaian dengan pelaksanaan Pujawali Pura Agung Pulaki lan Pesanakan Ida
(25/09).
Dalam kegiatan tersebut, Perumda Pasar Argha Nayottama diwakili oleh
Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) bersama staf. Kehadiran jajaran Perumda
Pasar Argha Nayottama merupakan bentuk partisipasi dan dukungan terhadap
pelaksanaan kegiatan keagamaan sekaligus upaya untuk turut menjaga serta
melestarikan tradisi, adat, dan budaya Bali yang telah diwariskan secara
turun-temurun.
Wanara Laba merupakan salah satu tradisi yang secara rutin dilaksanakan
serangkaian Pujawali di Pura Agung Pulaki. Secara sederhana, Wanara Laba
merupakan persembahan atau labaan yang ditujukan kepada wanara atau kera yang
menghuni kawasan Pura Agung Pulaki dan perbukitan di sekitarnya.
Persembahan tersebut umumnya berupa berbagai jenis makanan dan hasil
alam, seperti telur, pisang, buah-buahan, sayur-mayur, umbi-umbian, serta bunga
gumitir.
Pelaksanaan Wanara Laba tidak hanya dapat dimaknai sebagai kegiatan
memberikan makanan kepada kawanan kera. Di balik tradisi tersebut terdapat
nilai spiritual, budaya, dan filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat
Bali. Keberadaan wanara di kawasan Pura Pulaki secara turun-temurun dipandang
memiliki hubungan dengan kesucian dan keberadaan Pura Pulaki.
Dalam penjelasan pengempon Pura Agung Pulaki yang dikutip Pemerintah
Kabupaten Buleleng, wanara dipandang sebagai bagian yang memiliki keterikatan
dengan kawasan suci tersebut dan secara simbolis dipersembahkan labaan agar
keberadaan mereka tetap harmonis dengan pelaksanaan pujawali.
Keikutsertaan Perumda Pasar Argha Nayottama dalam kegiatan ini menjadi
bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan
dan pengelolaan pasar, tetapi juga turut hadir dalam kehidupan sosial, budaya,
dan kemasyarakatan di Kabupaten Buleleng.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang bersentuhan langsung dengan
masyarakat, Perumda Pasar Argha Nayottama memiliki kedekatan dengan kehidupan
masyarakat dari berbagai lapisan. Karena itu, partisipasi dalam kegiatan
keagamaan dan budaya seperti Wanara Laba menjadi salah satu bentuk kepedulian
terhadap nilai-nilai lokal yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Kehadiran Kepala SPI bersama staf dalam kegiatan tersebut juga menjadi
momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun rasa
kebersamaan dengan berbagai unsur pemerintah, pengempon pura, serta masyarakat
yang hadir dalam rangkaian Pujawali Pura Agung Pulaki.
Melalui kehadiran tersebut, Perumda Pasar Argha Nayottama turut
memberikan dukungan terhadap pelestarian tradisi yang menjadi bagian dari
identitas budaya Bali, khususnya tradisi yang berkembang di Kabupaten Buleleng.
-Humas-